Beranda > Cerita Mangrove KeSEMaT > Pentingnya sirkulasi air di mangrove

Pentingnya sirkulasi air di mangrove

Salah satu hal yang seringkali terlupakan oleh kita, di setiap kali melakukan upaya rehabilitasi mangrove di daerah pesisir adalah pembuatan Saluran Air (SA). SA sangat penting dalam kehidupan mangrove. Ibaratnya hidung pada manusia, SA di habitat mangrove juga berguna untuk “bernafas” agar pertukaran air pada saat pasang dan surut bisa berjalan dengan lancar dan sempurna. Lihatlah foto di samping ini, terlihat para KeSEMaTERS sedang menggali pasir untuk membuka-kembali SA yang tertutup oleh pasir akibat pergerakan arus pasang di Teluk Awur Jepara.

Memang, SA di Arboretum KeSEMaT seringkali tertutup, bahkan berubah tempat, berpindah lokasi dan bergeser ke beberapa titik, tanpa kami sadari. Pengalaman KeSEMaT bekerja di lapangan, ada beberapa SA yang selalu tertutup dan ada juga yang mengalami pergeseran pada saat selesai dilakukan penanaman mangrove di lokasi. Walaupun berulang kali dilakukan usaha penggalian dan pembukaan kembali, SA agaknya “bandel” dan kembali tertutup kembali, akibat pola pergerakan arus yang tidak menentu.

Hal ini, tentu saja menyulitkan kami. Selain harus berulangkali kembali dan kembali ke lapangan, pekerjaan penggalian pasir yang lumayan berat harus selalu kami lakukan. Semuanya, tentu saja untuk menjaga kelulushidupan bibit-bibit mangrove yang baru saja ditanam, agar bisa hidup dan tumbuh dengan maksimal.

Pengalaman kami membuktikan bahwa lokasi yang SA-nya tersumbat, kelulushidupan bibit mangrovenya sangat kecil. Hanya mencapai 10%, saja. Maka, setiap kali selesai mengadakan program penanaman dan pembibitan mangrove seperti Mangrove Cultivation dan Mangrove REpLaNT, beberapa minggu sesudahnya, KeSEMaTERS selalu kembali ke lapangan untuk mengecek SA-SA, ini.

Hasil dari konsistensi KeSEMaT dalam menjaga agar SA tak tertutup oleh pasir ini, berbuah manis. Di titik-titik yang SA-nya terjaga dengan baik, mangrove bisa tumbuh maksimal hingga kelulushidupannya mencapai 100%. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pembuatan SA adalah jangan membuat SA diluar dari pola alami aliran air. Buatlah SA yang mengikuti alur alami jalannya air.

Kesimpulan, selain melakukan pemeliharaan dan monitoring terhadap bibit-bibit mangrove, pembuatan dan pemeliharaan SA juga sangat penting dan wajib dilakukan untuk memperoleh kelulushidupan mangrove yang maksimal. Mari selamatkan mangrove kita. SEKARANG!

  1. Belum ada komentar.
  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.