Studi Tingkat Herbivori Daun Avicennia alba Blume dan Sonneratia caseolaris (L.) Engler di Hutan Mangrove Segara Anakan, Cilacap
Muh Apri Darmawan. Studi Tingkat Herbivori Daun Avicennia alba Blume dan Sonneratia caseolaris (L.) Engler di Hutan Mangrove Segara Anakan, Cilacap.
Daun mangrove merupakan sumber bahan organik bagi ekosistem mangrove dan perairan sekitarnya, disamping sebagai agen utama proses fotosintesis. Seperti tumbuhan umumnya, daun mangrove juga mengalami herbivori (pemangsaan), yang akan berakibat pada berkurangnya luas daun dan bisa menurunkan produksi bahan organik yang dilepaskan ke perairan sekitarnya. Banyak hal yang diduga mempengaruhi tingkat herbivori antara lain umur daun dan tinggi tumbuhan.
Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat herbivori daun Avicennia alba Blume dan Sonneratia caseolaris (L.) Engler, serta distribusinya karena pengaruh umur daun dan tinggi tumbuhan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei – Agustus 2002 di hutan mangrove Segara Anakan, Cilacap.
Metode yang digunakan adalah studi kasus, dengan teknik pengmbilan sampel secara survei. Ada tiga kategori ketinggian tumbuhan (< 1 m, 1 m – < 2 m dan 2 m < 3 m) yang digunakan dalam penelitian dengan lima ulangan (pohon) untuk masing-masing kategori pada masing-masing spesies. Semua daun dari masing-masing tumbuhan dipanen, dipilah dalam dua kategori umur (tua atau muda), dipilah lagi berdasarkan kondisi daun (utuh atau rusak) dan diukur panjang serta lebarnya. Dari total daun tua dan muda diambil sebanyak 25% sebagai sub sampel untuk menghitung persamaan regresi (daun utuh) dan estimasi luas daun yang hilang (daun rusak). Untuk mengetahui pengaruh spesies, umur daun, dan tinggi tumbuhan terhadap tingkat herbivori, data dianalisa secara statistik denga T-test dan ANOVA General Linear Model (GLM) Univariate (SPSS Var 11.00).
Dari analisa statistik diketahui bahwa pengaruh spesies tidak nyata terhadap tingkat herbivori. Pada Avicennia alba, umur daun tidak memberikan pengaruh, tapi tinggi tumbuhan memberikan pengaruh sangat nyata (p < 0,01) terhadap tingkat herbivori. Pada Sonneratia caseolaris sebaliknya umur daun memberikan pengaruh nyata (p < 0,05) dan tinggi tumbuhan tidak memberikan pengaruh terhadap tingkat herbivori. Rata-rata tingkat herbivori pada Avicennia alba adalah 9,49% (kisaran 0,04% – 64,99%), yaitu pada daun muda 9,75% dan daun tua 9,21%, dimana untuk ketinggian < 1 m adalah 7,68%; 1 m – < 2 m adalah 8,82%; dan 2 m < 3 m adalah 11,96%. Untuk Sonneratia caseolaris rata-rata tingkat herbivorinya 9,61% (kisaran 0,03% – 65,20%), yaitu pada daun muda 8,87% dan daun tua 10,3%, dimana untuk ketinggian < 1m adalah 9,43%; 1 m – < 2 m adalah 9,5%; dan 2 m < 3 m adalah 9,88%.
Kata kunci: mangrove, herbivori, umur daun, tinggi tumbuhan.







boleh kah saya memindata data file lengkap tentang penelitian tersebut? secara kebetulan saya akan meneliti Sonneratia caseolaris tersebut sebagai tugas akhir sarjana saya. terima kasih ( email : iraismab@yahoo.com ) – ira
Maaf, belum bisa. Kami hanya mempunyai hard copynya di kantor kami. Silahkan datang ke kantor kami bila berminat. Mohon maklum, ya.
Salam MANGROVER!