Beranda > Ringkasan Mangrove > Penelusuran Bahan Bioaktif Jamur Ganoderma sp dari Ekosistem Mangrove Sebagai Antijamur Terhadap Aspergillus flavus dan Candida albicans

Penelusuran Bahan Bioaktif Jamur Ganoderma sp dari Ekosistem Mangrove Sebagai Antijamur Terhadap Aspergillus flavus dan Candida albicans

Intan Rahmawati. Penelusuran Bahan Bioaktif Jamur Ganoderma sp dari Ekosistem Mangrove Sebagai Antijamur Terhadap Aspergillus flavus dan Candida albicans.

Ekosistem mangrove sering dianggap sebagai daerah kurang bermanfaat, kerap dirubah peruntukannya, namun sebenarnya banyak manfaat dari ekosistem mangrove mulai dari fisik, ekologi sampai sebagai sumber pangan dan obat. Salah satu jenis organisme yang ditemukan di ekosistem mangrove adalah jamur Ganoderma sp, Jamur ini telah digunakan sebagai obat herbal namun pengembangannya sebagai antijamur khususnya terhadap Aspergilus flavus dan Candida albicans belum banyak diketahui.

Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri bahan bioaktif ekstrak jamur Ganoderma sp yang diambil dari ekosistem mangrove sebagai antijamur terhadap A. flavus dan C. albicans.

Penelitian dilaksanakan bulan Juni sampai November 2008 di Lab. Bioteknologi dan Eksplorasi Ilmu Kelautan UNDIP, Jepara. Pendugaan senyawa dianalisa di Lab. Kimia Organik – FMIPA UGM dengan teknik Gas Chromatography – Mass Spectometer (GC-MS). Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan sampel jamur Ganoderma sp, dan ekstrak yang dihasilkan diuji antijamur. Sensitivitas jamur diuji pada konsentrasi 100 µg/disk, 200 µg/disk, dan 400 µg/disk dengan metode difusi agar (Kirby-Bauer), sedangkan fraksinasi dilakukan dengan Kromatografi Kolom Terbuka (KKT) menggunakan etil asetat : n-heksan (5:1).

Hasil menunjukkan bahwa ekstrak jamur Ganoderma sp dan ketiga fraksi hasil KKT aktif menghambat pertumbuhan jamur C. albicans sedangkan pada A. flavus tidak. Diameter zona hambat yang terbentuk semakin besar seiring bertambahnya konsentrasi dan mengecil seiring lamanya masa inkubasi. Hasil identifikasi senyawa dengan teknik GC-MS diperoleh senyawa 2-(2-butoxyethoxy) Etanol, Asam Phthalat, Asam 1,2-Benzenedicarboxylat, Asam Palmitat, Asam Oleat dan 9-Octadecenal.

Kata Kunci : Antijamur, bioaktif, mangrove.

 

  1. Belum ada komentar.
  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.