Studi Tingkat Herbivori Daun Mangrove di Komunitas Mangrove Ujung Piring. Mlonggo, Jepara
Aspani. Studi Tingkat Herbivori Daun Mangrove di Komunitas Mangrove Ujung Piring. Mlonggo, Jepara.
Komunitas mangrove berperan penting bagi lingkungan mangrove dan sekitarnya, antara lain sebagai sumber bahan organik. Seperti halnya tumbuhan lain, mangrove di Kawasan Ujung Piring diduga mengalami herbivori yang akan berakibat hilangnya sebagian luasan daun dan akhirnya akan mengurangi produksi bahan organik. Penelitian tentang tingkat herbivori mangrove di kawasan Ujung Piring belum pernah dilaksanakn sehingga penelitian tentang hal tersebut perlu dilakukan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui tingkat herbivori dan pengaruh dari spesies dan umur daun terhadap tingkat herbivori.
Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan metode pengumpulan data dilakukan dengan metode survei contoh. Sampel daun mangrove diambil dari species Rhizophora apiculata, Sonneratia alba, Avicennia marina, Ceriops tagal, Aegiceras corniculatum dan Scyphiphora hydrophyllacea. Seluruh daun dipetik kemudian dipisah berdasar umur (tua dan muda) dan kondisinya (utuh dan rusak). Diukur panjang dan lebar daun. Diambil 25% sebagai sub sampel dari masing-masing kategori. Menghitung regresi pada sub sampel daun utuh untuk menghitung luasan daun yang hilang pada sub sampel daun rusak. Pengaruh spesies dan umur daun dianalisa secara statistik dengan uji Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Avicennia marina mengalami tingkat herbivori tertinggi (14,23%) sedangkan terendah pada Ceriops tagal (6,19%). Aegiceras corniculatum 12,59% dan Scyphiphora hydrophyllacea 11,46%. Perbedaan spesies berpengaruh sangat nyata (p < 0,01) terhadap tingkat herbivori pada Rhizophora apiculata dan hanya berpengaruh nyata (p < 0,05) pada Aegiceras corniculatum tetapi pada species lain tidak menunjukkan perbedaan yang nyata (p > 0,05).
Kata kunci : herbivori, mangrove.







Komentar