Beranda > Ringkasan Mangrove > Keanekaragaman Gastropoda di Dua Kawasan Mangrove Desa Surodadi Kecamatan Sayung Kabupaten Demak

Keanekaragaman Gastropoda di Dua Kawasan Mangrove Desa Surodadi Kecamatan Sayung Kabupaten Demak

Rizky Muliani Dwi Pujianti. Keanekaragaman Gastropoda di Dua Kawasan Mangrove Desa Surodadi Kecamatan Sayung Kabupaten Demak.

Rehabilitasi hutan mangrove akan membawa perubahan kehadiran biota yang berasosiasi. Salah satu biota yang hidup di kawasan mangrove adalah moluska, khususnya gastropoda. Kebanyakan gastropoda ini hidup menempel pada akar-akar mangrove di permukaan tanah di sekitar mangrove dan di dalam lubang-lubang di dasar hutan mangrove yang berlumpur.

Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui jenis, indeks keanekaragaman, pemanfaatan gastropoda oleh penduduk sekitar, dan ketergantungan gastropoda terhadap lokasi ini, telah dilakukan pada bulan Agustus 2008. Materi yang diambil adalah gastopoda yang menempel pada akar, dan batang mangrove serta gastropoda yang berada pada permukaan tanah di sekitar mangrove. Stasiun penelitian berjumlah dua stasiun yaitu stasiun A (Sungai Wajik), yaitu kawasan mangrove di sungai dengan jarak dengan jarak 200 m dari muara, didominasi oleh jenis mangrove Rhizophora sp dan Avicennia sp, dengan jarak antar pohon 0,5-1m, dan stasiun B (Sungai Baru), yaitu kawasan mangrove di sungai dengan jarak 800 m dari muara didominasi oleh jenis mangrove Rhizophora sp dan Avicennia sp, dengan jarak antar pohon  1-1,5 m, tiap stasiun dilakukan 5 pengulangan secara acak dengan unit sampling berukuran 0,5 x 0,5 m.

Hasil yang didapatkan gastropoda yang ditemukan pada stasiun A berjumlah 1228 individu/7,5 , dan pada stasiun B berjumlah 835 individu/7,5 , dalam 6 famili dan 12 spesies. Nilai indeks keanekaragaman gastropoda pada stasiun A adalah 0,41 dan stasiun B adalah 0,54. Nilai indeks keseragaman pada stasiun A adalah 0,38 dan pada stasiun B adalah 0,50. Nilai indeks dominasi pada stasiun A adalah 0,62 dan pada stasiun B adalah 0,50. Analisa statistik menggunakan chi kuadrat pada taraf kepercayaan 95% (p>0,05), menyimpulkan tidak ada pada kedua stasiun adalah spesies yang sama, yaitu Spaerassiminea miniata, dan pemanfaatan gastropoda oleh penduduk sekitar adalah sebagai lauk, kerajinan tangan, pakan ternak bebek dan mainan anak-anak.

Kata kunci: keanekaragaman, gastropoda, pemanfaatan, mangrove.

  1. rizky
    27 Juli 2011 pada 3:07 pm | #1

    wuaaa,,baru tahu kalo dipublish,,,makasih ya mas kesemat….

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.