Studi Kelimpahan Alpheus spp di Vegetasi Mangrove Teluk Awur Jepara
Akhiran Adi Jayanto. Studi Kelimpahan Alpheus spp di Vegetasi Mangrove Teluk Awur Jepara.
Hutan mangrove mempunyai arti sangat penting bagi ekosistem perairan. Secara ekologis, berbagai jenis hewan sangat tergantung akan keberadaan hutan mangrove. Sejumlah besar hewan-hewan air seperti udang bakau, kepiting, moluska dan invertebrata lainnya yang hidupnya menetap di kawasan hutan. Alpheus ditemukan bersembunyi di dalam lumpur, dibalik akar mangrove dan ada pula yang tinggal di balik pecahan karang. Hutan mangrove berfungsi sebagai tempat perlindungan, berkembang biak, dan mencari makan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan Alpheus spp di vegetasi mangrove pantai Teluk Awur Jepara Jawa Tengah. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 9 – 17 Juni 2002. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan 4 spesies dari keluarga Alpheid, yaitu Alpheus euphrosyne, Alpheus malabaricus, Alpheus sp 1 dan Alpheus sp 2. Kelimpahan Alpheus yaitu sebesar 0,2 – 1,56 individu/25 , frekuensi kehadiran (fr) dengan kisaran 0,33 % – 58,33%. Indeks keanekaragaman Alpheus sebesar 0,34, indeks keseragaman 0,57 dan indeks dominasi 0,60.
Kata kunci : mangrove, Alpheus, kelimpahan.







Komentar