Pengaruh Ekstrak Daun Mangrove Rhizophora apiculata Sebagai Antibakteri Terhadap Bakteri Penyakit Udang Vibrio parahaemolyticus
Widhiati Setyaningrum. Pengaruh Ekstrak Daun Mangrove Rhizophora apiculata Sebagai Antibakteri Terhadap Bakteri Penyakit Udang Vibrio parahaemolyticus.
Mangrove merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat penting keberadaannya. Salah satu species yang mempunyai nilai ekonomis tinggi adalah species Rhizophora apiculata. Tumbuhan ini banyak dipergunakan sebagai bahan bangunan, pengawet kain, pencelupan jaring, dan keperluan rumah tangga. Pada penelitian ini daun Rhizophora apiculata diekstraksi dengan menggunakan metanol. Pengujian daya antibakteri dilakukan dengn metode lempeng agar, dengan menggunakan bakteri Vibrio parahaemolyticus.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui potensi antibakteri daun Rhizophora apiculata terhadap bakteri Vibrio parahaemolyticus yang sering menyebabkan penyakit pada udang.
Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa pada konsentrasi 100 ppm sampai 300 ppm ekstrak daun mangrove Rhizophora apiculata mampu menghambat pertumbuhan bakteri Vibrio parahaemolyticus. Diameter zona hambatan yang dihasilkan pada konsentrasi 100 ppm rata-rata sebesar 6,73 mm, sedangkan pada konsentrasi 200 ppm sebesar 7,17 mm, dan pada konsentrasi 300 ppm sebesar 8,53 mm.
Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak daun Rhizophora apiculata mempunyai daya hambat yang semakin besar dengan bertambahnya konsentrasi. Sehingga daun Rhizophora apiculata mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai bahan obat-obatan dalam bidang farmasi dan kedokteran.
Kata kunci: daun Rhizophora apiculata, bakteri Vibrio parahaemolyticus, diameter zona hambatan.







butuh 20 jurnal penelitian yang berkaitan dengan mangrove,,,huffft, tugas kuliah yang memuakkan,,,,help me
aku minta lah proposal yang berhubungan dengan pemanfaatan buah mangrove