Beranda > Ringkasan Mangrove > Studi Kelimpahan Kepiting di Vegetasi Mangrove Pantai Teluk Awur Jepara

Studi Kelimpahan Kepiting di Vegetasi Mangrove Pantai Teluk Awur Jepara

Aris Priyono. Studi Kelimpahan Kepiting di Vegetasi Mangrove Pantai Teluk Awur Jepara.

Informasi keberadaan kepiting yang berasosiasi dengan mangrove di vegetasi mangrove Pantai Teluk Awur Jepara belum banyak diketahui sebagai akibat dari penelitian yang belum pernah dilakukan.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan dan keanekaragaman jenis kepiting di vegetasi mangrove  Pantai Teluk Awur Jepara dengan menghitung kelimpahan, keseragaman, keanekaragaman, indeks dominansi, pola sebaran dan frekuensi kehadirannya. Manfaat yang diperoleh melalui penelitian ini yaitu diharapkan dapat memberikan informasi tentang kelimpahan dan keanekaragaman jenis kepiting di vegetasi mangrove Pantai Teluk Awur Jepara bagi pengambil alih kebijakan untuk mengadakan pengelolaan dan rehabilitasi di vegetasi mangrove ini lebih lanjut.

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif. Sedangkan metode penelitian sampel kepiting menggunakan metode survei contoh dan teknik pengambilan secara langsung dengan tangan menggunakan transek 5m x 5m. Sampel yang didapatkan kemudian diawetkan, diidentifikasi sedapat mungkin hingga spesies. Pengambilan sampel dilakukan pada  9 hingga 17 Juli 2002 dan analisa data dilakukan sesudahnya.

Berdasarkan hasil penelitian di lokasi penelitian vegetasi mangrove Pantai Teluk Awur Jepara ditemukan 3 famili kepiting yaitu Ocypodidae, Grapsidae dan Portunidae yang terdiri dari 8 spesies yaitu Episesarma versicolor Tweedie, 1940, Grapsus albolineatus Lamarck, 1818, Metaplax elegans De Man, 1888, Metopograpsus latifrons H. Milne Edwards, 1853. Neosarmatiun meinerti De Man, 1887, Macrophthalmus latrelli, 1829, Scylla transquebarica Fabricius, 1789 dan Thalamita crenata H. Milne Edwards, 1861.

Kelimpahan dan Frekuensi kehadiran berturut-turut 1 – 79 individu/25 m2 dan 9,09 – 36,36% dengan Indeks Dominansi sebesar 1,108 dan Pola Sebaran mengelompok. Indeks keanekaragaman dan keseragamannya berturut turut 0,53 dan 0,25 yang tergolong rendah menunjukkan adanya spesies tertentu yang mendominansi yaitu Metopograpsus latifrons H. Miine Edwards, 1853, Episesarma versicolor Tweedie, 1940 dan Neosarmatium meinerti De Man, 1887.

Kata kunci: kepiting, studi kelimpahan, spesies.

  1. irma
    5 September 2011 pada 8:36 am | #1

    bagus banget…banyak iformasi yang di dapat…thanks ya??

  2. 5 September 2011 pada 9:00 am | #2

    Sama-sama. Semoga bermanfaat, ya. Semangat MANGROVER! :-)

  3. 19 Oktober 2011 pada 1:43 pm | #3

    noleh minta no hp yang bisa dihungi nggak???
    rencananya saya mw ambil skripsi tentang kelimpahan gastropoda pada hutan mangrove
    mohon bantuannnya……
    saya belum dapat lokasi untuk skripsi, bagusnya dimana ya yang banyak ditemukan gastropoda?

  4. 19 Oktober 2011 pada 4:43 pm | #4

    Salam MANGROVER!

    Untuk fauna mangrove, bisa menghubungi Bapak Aris Priyono, ST. Dipersilahkan SMS atau telepon ke Kantor KeSEMaT 024 70527552. Terima kasih. :-)

  1. Belum ada trackback.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.