Arsip

Archive for the ‘Cerita Mangrove KeSEMaT’ Category

Anak SD Saja Tahu Mangrove, Bagaimana Dengan Anda?

1 September 2010 Tinggalkan Komentar

Semarang – KeSEMaTWORDPRESS. Di samping ini adalah foto kami, pada saat mengajarkan mangrove kepada para siswa/siswi SDN 1 dan 2 Trimulyo Semarang. Pengajaran mangrove ini, sudah kami lakukan beberapa bulan yang lalu, pada saat menjalankan program KeSEMaT GOES TO SCHOOL (KGTS) 2010 : Pengajaran dan Lomba Gambar Mangrove. Hasil dari pengajaran mangrove kami ini, begitu menggembirakan, dimana dalam tiga hari pengajaran saja, kami sudah bisa memberikan informasi mangrove yang cukup kepada Adik-adik kami. Hal ini terbukti, pada saat kami meminta mereka untuk maju ke depan kelas dan menuliskan flora dan fauna mangrove, jawaban mereka 100% benar. Tentu saja, hal ini membuat kami senang dan bangga.
Read more…

Kisah Miss Universe, Putra – Putri Mangrove dan Orang Mangrove!

30 Agustus 2010 Tinggalkan Komentar

Semarang – KeSEMaTWORDPRESS. Agak merisaukan juga, mengikuti perkembangan berita Puteri Indonesia 2010, yang selepas kembali ke tanah air, menjadi obyek kritikan banyak pihak, seputar kemampuan berbahasa Inggrisnya yang kurang memadai, di ajang pemilihan Miss Universe 2010. Bahkan, melalui sebuah situs di internet, jawaban Qory Sandioriva, yang ditampilkan kembali, nyata memperlihatkan bahwa penguasaan bahasa Inggris gadis Aceh ini, memang belum optimal. Untuk itulah, ada beberapa pihak yang mengusulkan agar Putri Indonesia mendatang, sebaiknya mempergunakan Bahasa Indonesia saja, didalam menjawab setiap pertanyaan juri yang ada di sana. Tidak ingin terlalu jauh mengomentari kegagalan Puteri Indonesia di ajang Miss Universe 2010, maksud kami menampilkan “fenomena” Miss-miss-an ini sebenarnya adalah agar bisa diambil sisi baiknya, dimana sejatinya ajang pemilihan Miss-miss-an seperti ini, ternyata masih sangat diminati dan menyedot perhatian banyak orang di dunia.
Read more…

Ibu Bidan-pun Belajar Mangrove!

29 Agustus 2010 Tinggalkan Komentar

Semarang – KeSEMaTWORDPRESS. Bahagia rasanya, kedatangan kami di Akademi Kebidanan (AKBID) Ngudi Waluyo Ungaran Semarang, dalam rangka memberikan penyuluhan mangrove dan menyosialisasikan program mangrove kami, yaitu KeSEMaTCOMPETITION 2010, mendapatkan sambutan yang hangat dari para mahasiswi AKBID. Bertempat di aula pertemuan, kami disambut oleh ratusan “Ibu” Bidan Muda yang berminat mengetahui mengenai mangrove dengan segala seluk beluknya. Ternyata, permintaan untuk memberikan penyuluhan mangrove, tak hanya datang dari rekan-rekan kami yang berprofesi berkaitan dengan lingkungan saja. Dengan menggunakan salah satu Jaringan KeSEMaTONLINE, permintaan itu disampaikan kepada kami oleh salah seorang mahasiwi AKBID agar kami berkenan membagikan pengetahuan mangrove kami kepada mereka.
Read more…

Awas! MANGROVER Merajalela dan Menggurita di Dunia!

29 Agustus 2010 Tinggalkan Komentar

Semarang – KeSEMaTWORDPRESS. Rasa syukur yang tak terhingga, kiranya tak pernah henti kami panjatkan kepada yang Di Atas Sana, berkaitan dengan segala rahmat dan hidayah yang beberapa tahun ini bertubi-tubi dilimpahkan-Nya kepada kami. Amin, akhirnya setelah bekerja keras secara terus menerus tak pernah berhenti selama 9 tahun ini, informasi pengetahuan mangrove KeSEMaT, berikut konsep program kampanye mangrove kami, berhasil menyentuh, ditiru dan diadopsi banyak organisasi, dan sukses masuk mulai dari akar rumput sampai dengan institusi lokal, nasional dan internasional. Hal ini membuat kami bangga dan terharu, karena kini banyak masyarakat indonesia dan dunia yang sudah tidak asing lagi dengan mangrovenya, berkat usaha penyuluhan kami ke berbagai daerah di pesisir Indonesia dan Jaringan KeSEMaTONLINE kami di dunia maya.
Read more…

KeSEMaT dan Mitra Kerjanya dari Luar Negeri, Bekerja Bersama Selamatkan Mangrove Indonesia!

23 Agustus 2010 Komentar dimatikan

Semarang – KeSEMaTWORDPRESS. Di samping ini adalah foto salah seorang KeSEMaTER, yaitu Bapak Aris Priyono (Programme Officer) pada saat mendampingi Ms. Simone Frick dari Mangrove For the Future (MFF) Thailand. Foto ini diabadikan, pada saat MFF mengunjungi area kerja KeSEMaT di Kecamatan Tugu Semarang. Kunjungan ini, dalam rangka peninjauan MFF atas hasil kinerja KeSEMaT dalam mendampingi proyek rehabilitasi mangrove di wilayah Tapak Semarang, dengan konsep pemberdayaan masyarakat. Tak hanya dari dalam negeri saja, dari luar negeri, selain MFF, selama kurun sembilan tahun terakhir ini, faktanya KeSEMaT telah berhasil bekerjasama dengan sedikitnya lima institusi luar negeri, diantaranya Wetlands International (WI), Friends of Earth (FoE), Mangrove Action Project (MAP), Tunza Magazine, Greenpeace, PEMSEA dan masih banyak lagi.
Read more…

Namanya Bukan Tambak Lorok Tapi Tambak Parah!

21 Agustus 2010 Tinggalkan Komentar

Semarang – KeSEMaTWORDPRESS. Sewaktu kami melakukan program penyuluhan mangrove kami di kawasan Tambak Lorok, Kecamatan Semarang Utara, kami sempat bertemu dengan Ketua RW setempat yang berniat “mengusulkan” pergantian nama atas kawasan Tambak Lorok, sembari menceritakan mengenai kondisi menyedihkan yang kini dialami oleh warganya. Menurut dia, semenjak dia tinggal di kawasan ini, sedari kecil hingga sekarang, keberadaan hutan mangrove yang dulunya lebat, kini tiba-tiba menghilang menjadi area pertambakan yang sangat luas. Hilangnya hutan mangrove, menyebabkan kondisi pemukiman warga Tambak Lorok di tahun 2010 ini, menjadi terancam. Kondisi ini sangat memprihatinkan, karena tak hanya abrasi pantai saja yang menjadi-jadi, pemukiman wargapun juga sudah mulai tertelan air laut, yang menyebabkan beberapa KK kemungkinan telah dan akan direlokasi (lagi) ke tempat lain yang lebih aman.
Read more…

Kisah Mangrove, Ramadhan dan Nasi Penyet!

20 Agustus 2010 Tinggalkan Komentar

Semarang – KeSEMaTWORDPRESS. Sebelum adanya sebuah Restoran Nasi Penyet (RNP) yang bercita rasa mahal ini (lihatlah foto di samping) di sekitar Kantor kami di jalanan Srondol Semarang, Nasi Penyet (NP) bagi sebagian orang, masih dianggap sebagai sebuah hidangan “khas” mahasiswa. Namun, semenjak RNP berdiri dan mulai beroperasi, kini NP tidak hanya “dikonsumsi” oleh mahasiswa saja, tetapi juga “dikerubuti” oleh para pebisnis dan pengusaha. Foto di samping ini adalah kami, pada saat menyantap hidangan buka puasa bersama kami, di sebuah RNP terkenal di Semarang itu, selepas berhasil mengibarkan sang Merah Putih di lumpur mangrove Trimulyo, Semarang.
Read more…

Sang Merah Putih Berkibar di Lumpur MANGROVE!

19 Agustus 2010 Tinggalkan Komentar

Semarang – KeSEMaTWORDPRESS. Awalnya, sama sekali kami tidak menyangka bahwa inisiasi kami untuk mengibarkan sang Merah Putih di lumpur-lumpur mangrove Trimulyo Semarang, akan mendapatkan sambutan yang luar biasa meriah dari masyarakat. Di pagi hari, 17 Agustus 2010, di hari puasa, di saat bendera merah putih telah berhasil kami kibarkan di atas kawasan mangrove terabrasi, di saat itu pula puluhan kamera wartawan media cetak dan elektronik lokal dan nasional, menghujani kami dengan “jepretan” mereka. Konsep acara yang sebenarnya diinisiasi oleh para sukarelawan mangrove KeSEMaT yang tergabung dalam komunitas KeMANGTEER ini, sepertinya begitu menarik minat para kuli tinta sehingga walaupun kami mempublikasikannya di komunitas yang terbatas saja, gaungnya begitu besar. Buktinya, setelah lima jam selesai dikibarkan, detik-detik proklamasi di lumpur mangrove, langsung tayang di tv nasional dan lokal dan jadi headline di portal-portal situs dan media cetak lokal dan nasional.
Read more…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.