KeSEMaTWORDPRESS

The mangrove journal of KeSEMaT

Di Mangrove, Laba-laba Memangsa Kepiting!

Semarang – KeSEMaTWORDPRESS. Apakah Anda tahu laba-laba dan seringkali menemukannya di sekitar rumah Anda? Pasti, ya. Tapi tahukah Anda, bahwa ternyata, laba-laba tak hanya bisa ditemukan di sekitar rumah kita saja, melainkan juga bisa ditemukan di mangrove (?). Benar, laba-laba juga menghuni mangrove dan bahkan sangat bergantung hidupnya dengan ekosistem pesisir, itu. Tidak percaya? Baiklah. Untuk membuktikannya, kami persilahkan Anda untuk menyimak penjelasan tentang hal ini, secara lebih lengkap, di bawah ini.
Baca selebihnya »

November 25, 2009 Ditulis oleh KeSEMaT | Cerita mangrove KeSEMaT | | Belum Ada Tanggapan

Mangrove Ditebang, Ikan Menghilang!

Semarang – KeSEMaTWORDPRESS. Foto di samping ini adalah foto Bapak Saur, seorang warga Dusun Tapak, Kecamatan Tugu Semarang, yang sedang memanen ikan, udang dan kepiting di tambaknya. Tambak model semi intensif yang sangat tergantung kepada kondisi alam ini, banyak ditemukan di Tugu berkenaan dengan reklamasi lahan mangrove sebagai area pertambakan yang telah terjadi di tahun 90-an. Foto kami abadikan, di bulan Oktober 2009, pada saat kami mengadakan kunjungan ke sana, bersama dengan salah seorang Rekan kami, dari Mangrove Information Center (MIC) Bali.
Baca selebihnya »

November 23, 2009 Ditulis oleh KeSEMaT | Cerita mangrove KeSEMaT | | Belum Ada Tanggapan

Enaknya, Bekerja Sambil Berwisata di Mangrove!

Semarang – KeSEMaTWORDPRESS. Walaupun seringkali menemui beragam konflik di area kerja kami, namun hal ini tidak pernah menyurutkan niat kami untuk setiap saat datang dan berkunjung kembali ke vegetasi mangrove di pesisir pantai Semarang dan sekitarnya. Berbagai permasalahan yang ada, sudah kami anggap sebagai bagian dari resiko pekerjaan kami, yang hampir di setiap pekan (pasti) selalu saja, kami temui. Hal ini, (memang) terkadang sempat membuat kami sedikit patah semangat. Namun untunglah, ekosistem mangrove yang indah, selalu bisa menyemangati kami untuk tidak hilang kekuatan, dan terus semangat bekerja, untuk menyelamatkannya dari tindakan tak terpuji kita terhadapnya.
Baca selebihnya »

November 23, 2009 Ditulis oleh KeSEMaT | Cerita mangrove KeSEMaT | | Belum Ada Tanggapan

Indonesia Kekurangan Sang Inisiator Mangrove!

Semarang – KeSEMaTWORDPRESS. Seorang sosok yang bisa menginisiasi warga pesisir di Indonesia (sebut saja Sang Inisiator Mangrove – SIM) untuk mau melakukan upaya pelestarian mangrove secara mandiri, saat ini benar-benar sangat diperlukan bagi pengembangan konsep bottom up yang sedang ditumbuhkembangkan oleh para stake holder mangrove. Memang, adalah mustahil, mengembangkan konsep ini tanpa didukung oleh kehadiran SIM-SIM dalam jumlah yang banyak. Namun sayang, SIM memang tidak dilahirkan sepanjang tahun, bahkan dalam jangka waktu satu dasawarsa, mungkin jumlah SIM bisa dihitung dengan jari. Celakanya, jumlah pohon mangrove yang rusak dan ditebang itu, tak lagi mau kompromi sehingga tak mungkin lagi terhitung dengan jari-jari tangan kita, ini.
Baca selebihnya »

November 17, 2009 Ditulis oleh KeSEMaT | Cerita mangrove KeSEMaT | | Belum Ada Tanggapan

Tanam Mangrove di Pulau Tirang? Hati-hati!

Semarang – KeSEMaTWORDPRESS. Pada saat mendampingi masyarakat di Tapak Semarang, dalam rangka mencari solusi terhadap permasalahan pesisirnya, dimana puluhan hektar tambak mereka telah tenggelam oleh air laut dan perkampungannya terancam oleh abrasi, maka kami menemukan satu hal lagi yang sangat memprihatinkan. Ribuan bibit mangrove yang telah ditanam oleh berbagai elemen masyarakat di sana, yang sebenarnya hidup, ternyata terkubur pasir. Lihatlah foto di samping ini. Ini adalah Rhizophora berumur kurang lebih tiga bulan, yang terendam pasir beserta dengan ajir-ajirnya.
Baca selebihnya »

November 16, 2009 Ditulis oleh KeSEMaT | Cerita mangrove KeSEMaT | | Belum Ada Tanggapan

Sekilas Ulasan Artikel Mangrove Pemenang KeSEMaTCOMPETITION 2009: Mangrove dan Ekowisata

Semarang – KeSEMaTWORDPRESS. Di balik tuntutan rehabilitasi (ekologi) mangrove yang saat ini begitu menggebu, beberapa pihak masih menganggap bahwa usaha pelestarian mangrove di wilayah pesisir ini, masih kurang lengkap. Ada satu sisi penting lainnya yang sedikit “dilupakan” oleh para konservasionis, yaitu sisi ekonomi. Jika saja, semua wilayah mangrove di pesisir Indonesia ini berhasil dilebatkan kembali, maka apakah ada manfaat ekonomi mangrove yang secara langsung bisa didapatkan masyarakat sekitarnya untuk menghidupi keluarga mereka sehari-hari (?).
Baca selebihnya »

November 13, 2009 Ditulis oleh KeSEMaT | Cerita mangrove KeSEMaT | | Belum Ada Tanggapan

Sekilas Ulasan Artikel Mangrove Pemenang KeSEMaTCOMPETITION 2009: Bottom Up Yes, Top Down No!

Semarang – KeSEMaTWORDPRESS. Kata siapa anak SMA tidak tahu mangrove (?). Walaupun mangrove memang tidak pernah diajarkan di TK sampai dengan perguruan tinggi, namun kedua pelajar yang fotonya ada di samping ini, yaitu Emi Nur Cholidah (Emi) dan Fatimatuzahro (Ima), keduanya pelajar dari SMA Al-Multazam Mojokerto, ternyata memiliki pengertian yang baik tentang mangrove. Mereka mampu mendeskripsikan program-program mangrove yang telah dilakukan oleh pemerintah kota Surabaya dalam upaya pelestarian mangrove di Kota Pahlawan, itu.
Baca selebihnya »

November 13, 2009 Ditulis oleh KeSEMaT | Cerita mangrove KeSEMaT | | Belum Ada Tanggapan

Hasil Penanaman Mangrove para KeMANGTEER MANGROVE REpLaNT 2009

Jepara – KeSEMaTWORDPRESS. Di samping ini adalah dua buah foto (kiri dan kanan) yang kami ambil pada waktu yang berbeda, namun di lokasi yang sama. Foto di sebelah kiri adalah foto para peserta (baca: KeMANGTEER) pelatihan penanaman mangrove MANGROVE REpLaNT (MR) 2009, pada saat melakukan pelatihan penanaman mangrove, di pinggir pematang tambak. Sementara itu, yang di sebelah kanannya adalah hasil penanaman bibit-bibit mangrove para KeMANGTEER, tersebut.
Baca selebihnya »

Oktober 30, 2009 Ditulis oleh KeSEMaT | Cerita mangrove KeSEMaT | | Belum Ada Tanggapan

Bibit Mangrove di MECoK Jepara, 99% Hidup Semua!

Semarang – KeSEMaTWORDPRESS. Tentu saja, ini lagi-lagi adalah sebuah berita gembira. Fakta bahwa benih-benih mangrove yang dibibitkan secara bersama-sama oleh para KeSEMaTER dan ratusan KeMANGTEER, pada saat dua program-mangrove-nasional-KeSEMaT diselenggarakan, yaitu MANGROVE CULTIVATION (MC) 2009 dan MANGROVE REpLaNT (MR) 2009, tentu saja adalah hal yang menggembirakan sekaligus menjadi menjadi kado istimewa bagi KeSEMaT yang pada tanggal 9 Oktober 2009 yang lalu, telah merayakan hari jadinya yang kedelapan.
Baca selebihnya »

Oktober 28, 2009 Ditulis oleh KeSEMaT | Cerita mangrove KeSEMaT | | Belum Ada Tanggapan