Triaji Warsini. Studi Pemangsaan Propagul Mangrove Pada Dominasi Mangrove Yang Berbeda di Desa Menco, Kecamatan Wedung, Demak.
Hutan mangrove merupakan ekosistem peralihan antara darat dan laut yang memiliki berbagai fungsi, baik fungsi dalam siklus biologis, ekologis maupun fungsi social kemasyarakatan. Di desa Menco, Kec. Wedung, Demak, hutan mangrove tersebut digunakan sebagai sumber benih bagitambak-tambak tradisional yang ada. Kehadiran sejumlah hewan laut bisa mempengaruhi hutan mangrove secara tidak langsung terhadap struktur populasi, komunitas, dan ekosistemnya antara lain melalui pemangsaan bibit (propagul) oleh predator.
Read more…
Muhammad Hanif. Struktur dan Komposisi Vegetasi Mangrove di Sungai Gandong, Sayung Demak.
Komunitas mangrove menempati area diantara darat dan laut yang memiliki kondisi lingkungan berbeda satu sama lain. Hal tersebut menarik untuk dipelajari khususnya mengenai struktur dan komposisinya.
Read more…
Yanuar Noor Akbar Yudhatama. Studi Potensi Ekowisata sebagai Alternatif Konservasi Ekosistem Mangrove di Kabupaten Demak.
Secara ekologis ekosistem mangrove berfungsi sebagai plasma nutfah, tempat pemijahan, pengasuhan dan mencari makan bagi berbagai biota perairan. Mangrove juga berfungsi sebagai sumber daya ekonomi yang dapat dimanfaatkan sebagai penghasil kayu bakar dan bahan bangunan (Budiman dan Kartawinata, 1986) serta sebagai tempat pariwisata (Bengen, 1999). Kegiatan yang berwawasan lingkungan belum banyak diterapkan di kawasan mangrove (Alikodra, 1998) seperti halnya di Kabupaten Demak. Pemanfaatan potensi kawasan mangrove sebagai ekowisata menjadi sebuah alternatif dalam usaha konservasi ekosistem mangrove karena berfokus pada keutuhan wilayah alam dan pemeliharaan kondisi alam itu sendiri.
Read more…
Komentar