Identifikasi Vegetasi Mangrove dan Tingkat Pemangsaan Propagulnya di Taman Nasional Karimunjawa Jepara Jawa Tengah
Abdullah Habibi. Identifikasi Vegetasi Mangrove dan Tingkat Pemangsaan Propagulnya di Taman Nasional Karimunjawa Jepara Jawa Tengah.
Komunitas mangrove sebagai bagian dari ekosistem pesisir memiliki fungsi penting secara fisik, ekologis maupun ekonomis. Konversi areal mangrove menjadi wilayah pertambakan dan pemukiman menyebabkan terjadinya penurunan luasan serta tingkat kerapatannya, sehingga perlu dilakukan rehabilitasi sebagai salah satu bentuk pengelolaan agar dapat didayagunakan secara lestari. Upaya rehabilitasi ekosistem mangrove diutamakan dilakukan dengan menggunakan bibit dari jenis mangrove yang terdapat pada kawasan itu sendiri. Bibit untuk upaya rehabilitasi ini, diutamakan dipilih yang masih baik dan tidak rusak, karena kerusakan yang terjadi pada bibit mangrove seringkali menjadi sebab kegagalan propagul untuk tumbuh menjadi individu baru (seedling). Kerusakan akibat pemangsaan oleh predator dapat terjadi saat propagul masih menempel pada pohon induk atau pra-penyebaran (pre-dispersal) maupun setelah terlepas dan jatuh dari pohon induk atau paska-penyebaran (post-dispersal).







Komentar