Akhmad Setiawan. Struktur dan Komposisi Vegetasi Mangrove di Pulau Ajkwa dan Kamora, Kabupaten Mimika, Papua.
Komunitas mangrove menempati area diantara darat dan laut yang memiliki kondisi lingkingan berbeda satu sama lain, hal tersebut menarik untuk dipelajari, khususnya mengenai struktur dan komposisinya. Komunitas mangrove di Papua antara lain terletak di Pulau Ajkwa dan Kamora. Pulau Ajkwa merupakan area yang terkena dampak limbah pertambangan (sedimen tailing) dan Pulau Kamora tidak. Tujuan penelitian ini adlah untuk mengetahui sruktur dan komposisi pada kedua lokasi tersebut, oleh karena itu dilakukan studi ini pada bulan Juni – Agustus 2000.
Read more…
Arif Pratiwi. Studi Struktur Komunitas dan Beberapa Aspek Biologis Makrobentos Krustasea di Komunitas Mangrove Pulau Ajkwa dan Pulau Kamora, Kabupaten Mimika, Papua.
Hutan mangrove mempunyai arti yang penting. Berbagai jenis hewan laut hidup di kawasan ini dan bergantung pada eksistensi hutan mangrove. Ekosistem mangrove berfungsi antara lain sebagai tempat pemijahan (spawning ground), tempat pembesaran (nursery ground) dan mencari makan (feeding ground) bagi berbagai jenis hewan seperti ikan, moluska dan krustasea.
Read more…
Arief Nugroho. Struktur dan Komposisi Vegetasi serta Struktur Moluska di Hutan Mangrove Muara Sungai Ajkwa dengan Muara Sungai Kamora Kabupaten Mimika, Papua.
Komunitas mangrove menempati area diantara darat dan laut yang memiliki kondisi lingkungan berbeda satu sama lain. Hal tersebut, menarik untuk dipelajari, khususnya mengenai struktur dan komposisinya. Muara Sungai Ajkwa merupakan area yang terkena dampak limbah pertambangan (sedimen tailing) dan Kamora tidak. Studi dilakukan pada bulan September – Desember 2001.
Read more…
Moh. Rifki Ali Taufan. Studi Pertumbuhan Propagul Mangrove Bruguiera gymnorrhiza dan Rhizophora apiculata di Muara Sungai Ajkwa dan Tipoeka, Kabupaten mimika, Papua.
PT. Freeport Indonesia merupakan salah satu perusahaan pertambangan tembaga, emas, dan perak terbesar di dunia. Dari 220.000 ton batuan yang digerus setiap harinya, hanya 3% yang diambil kandungan logamnya. Sisanya berupa batuan halus yang disebut tailing. Tailing dilepaskan dari tambang di puncak gunung melalui dataran yang lebuh rendah menuju aliran sungai Ajkwa – Otomona yang lebih rendah di daerah Mimika, Papua. Sebagian besar tailing tersebut diendapkan di Daerah Pengendapan Ajkwa (DPA), 5 – 10% dari tailing tersebut, terutama pertikel yang paling halus terlepas ke ekosistem mangrove di muara sungai Ajkwa sebelum akhirnya mencapai laut Arafura yang terletak di selatan pulau.
Read more…
Komentar