Hasil MC 2009: Teknik Penyulaman Mangrove

Semarang – KeSEMaTWORDPRESS. Pada saat Mangrove Cultivation (MC) 2009, tak lupa sebuah program konservasi-penting-lainnya dari KeSEMaT, yaitu penyulaman mangrove, juga diadakan. Sesi penyulaman mangrove yang bertujuan untuk mengganti bibit-bibit mangrove yang mati dengan yang baru ini, diadakan setelah sesi pembibitan selesai dilaksanakan, sehari sebelumnya (21/03). Sesi ini diikuti oleh 115 peserta MC 2009, tepat pada pukul 06.00 WIB, yang antara lain bertugas untuk memelihara bibit-bibit mangrove yang telah ditanam dalam program konservasi mangrove KeSEMaT sebelumnya, yaitu Mangrove Restoration (MANGRES) 2009.

Secara sederhana, teknik penyulaman mangrove sangatlah mudah. Sehubungan dengan adanya banyak ganggang-laut di lokasi penyulaman, yang terletak persis di samping Asrama Mahasiswa Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro (UNDIP) Teluk Awur, Jepara, maka untuk pertama kali, para peserta MC 2009 diharuskan untuk membersihkan ganggang laut yang tumbuh subur di sekeliling bibit-bibit mangrove, yang kini (22/02) telah berumur sekitar 2 bulanan.

Sebenarnyalah, ganggang laut ini adalah hama. Kehadirannya di sekitar bayi-bayi mangrove, sangat mengganggu pertumbuhannya. Mengapa demikian? Karena selain menutupi cahaya matahari yang akan masuk perairan, juga bisa menutupi akar-akar mangrove sehingga mengganggu sirkulasi udara yang memang terjadi di akar.

Setelah ganggang disibak, langkah selanjutnya adalah menancapkan ajir (potongan bambu) dan menanam bibit-bibit mangrove-baru di sampingnya dan mengikatnya dengan tali rafia, untuk menggantikan bibit-bibit mangrove yang telah mati.

Setelah penyulaman dilaksanakan, juga dilakukan usaha pendirian dan pengikatan kembali terhadap bibit dan ajir yang telah roboh. Tak sampai di situ, plastik polybag dan sampah yang berserakan di sekitar lokasi penyulaman, juga diambil dan dibersihkan oleh para pesera MC 2009, dengan tujuan untuk membuat lokasi penyulaman menjadi steril, bebas hama dan terhindar limbah, demi menunjang kelulushidupan bayi-bayi mangrove sehingga mencapai tarafnya yang maksimal.

Demikian, tips praktis penyulaman mangrove dari KeSEMaT. Semoga bisa juga diaplikasikan di daerah Anda masing-masing. Selamat menyulam mangrove dan Salam MANGROVER!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s