Berita Pelatihan Penelitian Struktur Komunitas Mangrove dalam Mangrove Training 2009 di Surodadi

Semarang – KeSEMaTWORDPRESS. Pada tanggal 24 dan 25 Mei 2009, KeSEMaT sukses menyelenggarakan Pelatihan Struktur Komunitas Mangrove di Desa Surodadi, Demak Jawa Tengah. Pelatihan ini adalah rangkaian terakhir dalam rangka melaksanakan program penelitian KeSEMaT, bertajuk Mangrove Training (MT) 2009: Pelatihan Penelitian Struktur Komunitas Mangrove dan Pengolahan Bahan Makanan Berbahan Baku Buah Mangrove. Pelatihan Penelitian MT (PPMT) 2009 ini, diikuti oleh dua puluhan KeSEMaTERS yang terdiri dari Alumni, DK, DP, Presiden, Menteri-menteri dan para Anggota KeSEMaT Angkatan IX.

PPMT dimulai dengan pemberangkatan peserta pada pukul 14.00 WIB (24/05), dari Kantor KeSEMaT Semarang menuju ke Balai Desa Surodadi Demak. Sesampainya di Balai Desa Surodadi, acara dilanjutkan dengan persiapan sarasehan mangrove yang akan dilaksanakan pada pukul 19.00 WIB. Acara sarasehan mangrove, yang berlangsung di Balai Desa Surodadi Demak, dihadiri oleh Bapak Sumono selaku perwakilan Lurah berikut perangkat desanya, Bapak Nurudin mewakili Kelompok Tani Tambak Subur Makmur (KTTSM), dan para KeSEMaTERS. Acara diawali dengan sambutan-sambutan dari Thomas Satriya A. selaku Ketua Panitia MT 2009 dan Indriatmoko selaku Presiden KeSEMaT. Acara ini, dimoderatori oleh Tutus Wijanarko (Anggota).

Pada saat sarasehan mangrove, mengemuka berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat dan KTTSM. Salah satunya adalah belum adanya pengetahuan mengenai pengolahan bahan makanan berbahan dasar buah mangrove. Selain itu, keluhan mengenai hasil pertambakan bandeng mereka yang tak kunjung meningkat, juga diutarakan dalam sarasehan mangrove, ini. Walaupun KTTSM telah mendapatkan penghargaan dari pemerintah untuk intensifikasi pertambakannya, namun keberlanjutan program silvofishery dan pembinaan kader KTTSM, dirasa juga belum bisa berjalan dengan maksimal.

Selanjutnya, pada tanggal 25 Mei 2009, PPMT dilanjutkan dengan pelatihan sampling struktur komunitas mangrove berikut tata cara analisa datanya. Acara dilaksanakan di vegetasi mangrove Desa Surodadi Demak, yang didalam melakukan program pertambakannya, menerapkan konsep silvofishery.

Pelatihan dipimpin langsung oleh Muhamad Ikhsan Sri Hartadi (Alumni), yang memberikan pelatihan tentang teknik pengambilan sampel (data primer dan data skunder), dan teknik analisa data struktur komunitas mangrove. Khusus untuk pengambilan sampel mangrove, pelatihan dimulai dengan pembentangan transek berukuran 10 x 10 meter, 5 x 5 meter dan 1 x 1 meter, yang kemudian dilanjutkan dengan pengukuran diameter batang mangrove untuk kelas pohon (tree), semai (sapling) dan anakan (seedling).

Tak hanya itu, dalam pelatihan ini, juga dilakukan berbagai macam pelatihan, seperti: (1) pencarian koordinat lokasi penelitian dengan menggunakan GPS, (2) pengukuran tinggi untuk setiap pohon dan semai mangrove dengan menggunakan klinometer, beserta (3) pengukuran parameter lingkungannya, seperti salinitas, pH, suhu, analisa substrat, DO dan lain sebagainya.

Setelah semua data didapatkan, selanjutnya dilakukan penghitungan data struktur komunitas mangrove dengan formula standar yang dimiliki oleh KeSEMaT. Akhir acara PPMT 2009, ditutup dengan kesimpulan dan penutupan keseluruhan MT 2009 secara resmi oleh Ketua Panitia MT 2009. Para KeSEMaTERS, bertolak kembali ke Semarang, pada pukul 15.00 WIB (25/05).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s