KeSEMaTCOMPETITION 2009: LOMBA PENULISAN ARTIKEL MANGROVE TINGKAT SMA DAN SMK SE-INDONESIA

Semarang – KeSEMaTWORDPRESS. Dengan ini, diumumkan kepada masyarakat umum terutama para siswa/siswi SMA dan SMK di seluruh Indonesia bahwa KeSEMaT menyelenggarakan KeSEMaTCOMPETITION 2009: LOMBA PENULISAN ARTIKEL MANGROVE TINGKAT SMA DAN SMK SE-INDONESIA. Ajang ini diselenggarakan dengan maksud untuk mengakomodir permintaan dari para guru dan siswa/siswi SMA dan SMK di Indonesia, yang menginginkan agar KeSEMaT juga memiliki sebuah program mangrove yang dikhususkan bagi mereka.

Selanjutnya, khusus untuk di Semarang, mulai tanggal 11 – 17 September 2009, KeSEMaT akan mulai menyosialisasikan KC 2009 ke lima buah SMA, yaitu SMA 1, SMA 2, SMA 3, SMA 5 dan SMA DON BOSCO Semarang.

Maka, apabila para mahasiswa Indonesia telah seringkali bergabung dengan program konservasi mangrove KeSEMaT bertajuk MR dan MC, dan murid-murid SD juga telah tersentuh oleh KeSEMaT di program pengajaran mangrove KeSEMaT bernama KGTS dan KGTC, maka KeSEMaTCOMPETITION (KC) 2009, memang khusus diperuntukkan bagi rekan-rekan muda, para pelajar SMA dan SMK dari seluruh Indonesia. Bagi murid-murid SMA dan SMK yang ingin mengikuti KC 2009, dipersilahkan untuk mencermati pengumuman di bawah ini. Kami tunggu artikel-artikel mangrove-cerdas dari Anda. Salam MANGROVER!

KeSEMaTCOMPETITION 2009: LOMBA PENULISAN ARTIKEL MANGROVE TINGKAT SMA DAN SMK SE-INDONESIA

TEMA
Aku, Mangrove dan Komunitasku

LATAR BELAKANG
Mangrove merupakan tumbuhan pesisir yang memiliki peranan sangat penting bagi ekosistem pesisir. Beberapa fungsi mangrove yang penting antara lain adalah sebagai tempat berpijah, beranak pinak dan pembesaran anak bagi fauna pesisir, pencegah abrasi, penjebak polutan, pereduksi gelombang tsunami, ekowisata, pencegah intrusi air laut, pengendali banjir, dan lain-lain.

Selain itu, bersama dengan ekosistem pesisir lainnya, yaitu padang lamun dan terumbu karang, mangrove memegang peranannya yang sangat vital, sebagai penyerap karbon, sehubungan dengan fungsinya dalam perubahan iklim, yaitu mencegah pemanasan global.

Manfaat mangrove yang begitu besar, telah berperan serta dalam menunjang kehidupan manusia dan lingkungannya. Namun demikian, manfaat yang sedemikian besar tersebut, seringkali terlupakan, bahkan menjadi terancam karena pemanfaatan mangrove yang tidak ramah lingkungan.

Penebangan mangrove, pembangunan pertambakan, pendirian perusahaan komersil, reklamasi lahan, pengurukan laut, dan usaha destruktif lainnya untuk merubah habitat mangrove menjadi sebuah lahan komersil telah mengancam kelestariannya di masa mendatang. Kerusakan mangrove telah terjadi di sebagian besar pesisir di Indonesia bahkan dunia.

Berbagai upaya telah dilakukan oleh masyarakat, swasta dan pemerintah untuk mengembalikan fungsi ekologis mangrove seperti sediakala. Beragam program rehabilitasi mangrove tersebut telah dilaksanakan setiap waktu, namun demikian belum menunjukkan hasil yang maksimal karena tingkat kerusakan ekosistem mangrove yang cukup tinggi.

Dengan memahami kenyataan yang ada, maka diperlukan kerjasama lintas sektoral dengan multi stake holder untuk mengendalikan laju kerusakan ekosistem mangrove yang telah terjadi sekarang ini. Berbagai kalangan diharapkan dapat menyumbangkan perannya dalam turut serta menjaga dan melestarikan mangrove, yang terbukti sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia di masa sekarang dan akan datang.

Konsep pelestarian mangrove bottom up dan bukan top down, yang berarti inisiasi pertama dilakukan oleh masyarakat dan bukan pemerintah, telah diujicoba oleh beberapa individu dan komunitas, seperti organisasi mahasiswa, kelompok tani dan swasta, dan terbukti telah mampu mengembalikan lahan mangrove kepada kondisinya yang semula sehingga mampu berfungsi kembali dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

Melalui KeSEMaTCOMPETITION (KC) 2009 : Lomba Penulisan Artikel Mangrove Tingkat SMA dan SMK se-Indonesia, KeSEMaT melalui salah satu departemennya, yaitu Departemen Perpustakaan KeSEMaT (DEPUSMAT) mencoba untuk lebih menggali potensi komunitas muda yang merupakan agen utama dalam perubahan.

Kaum muda Indonesia, baik sebagai individu dan komunitas yang peduli dengan mangrove bisa jadi berjumlah ribuan. Pergerakan kaum muda dan komunitasnya dalam rangka turut serta melestarikan ekosistem mangrove di sekitarnya adalah salah satu hal yang wajib dihargai dan mendapatkan perhatian yang lebih, sehubungan dengan konsep bottom up, di atas.

Untuk itu, dalam KC 2009 ini, artikel mangrove yang diharapkan adalah berupa pengalaman hasil kegiatan dan program mangrove yang bersifat aplikatif dan bukan normatif. Artikel mangrove yang dikirimkan adalah berupa laporan pandangan mata hasil kegiatan kaum muda dan komunitasnya dalam mengadakan program rehabilitasi mangrove di daerahnya, masing-masing.

Selanjutnya, sehubungan dengan telah dilaksanakannya beragam program pengajaran dan penyuluhan mangrove KeSEMaT, seperti KeSEMaT GOES TO SCHOOL (KGTS) 2009 dan Gerakan Bersih Pantai dan Laut (GBPL) 2009 yang bekerjasama dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Semarang, kepada para murid SMA dan SMK di Semarang dan sekitarnya, maka dengan program ini, KeSEMaT juga ingin mengetahui seberapa jauh persepsi siswa/siswi SMA dan SMK di Indonesia dan Semarang pada khususnya, terhadap pengetahuan dan informasi mangrove yang telah disebarluaskan oleh KeSEMaT.

Selain itu, KeSEMaT juga mengharapkan terjadinya sebuah tumbuhkembang semangat konservasi mangrove terutama pada kalangan pemuda dan pelajar, sebagai agen muda mangrove, penerus generasi pelestari mangrove.

Adapun sub tema yang dapat dipilih adalah sebagai berikut:
1. Program pengembangan penelitian mangrove dalam bidang pelestarian untuk mempertahankan keanekaragaman jenis mangrove.
2. Program perawatan dan pemeliharaan mangrove untuk mendapatkan kelulusidupan mangrove yang optimal.
3. Program pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kegiatan pelestarian mangrove.
4. Program penanaman mangrove untuk menumbuhkembangkan semangat konservasi mangrove.
5. Program rehabilitasi mangrove komunitas muda lainnya yang sejalan dengan tema dan sub tema KC 2009.

PERSYARATAN
1. Peserta adalah para pelajar SMA dan SMK dari seluruh Indonesia.
2. Peserta adalah perseorangan atau kelompok maksimal 3 orang.
3. Peserta diperkenankan untuk mengirimkan lebih dari satu artikel mangrove.
4. Setiap karya peserta harus mendapat bimbingan oleh minimal satu orang guru pembimbing.
5. Setiap guru pembimbing diperkenankan menjadi pembimbing lebih dari satu kelompok peserta.
6. Pengiriman artikel mangrove dimulai pada tanggal 14 September sampai dengan 31 Oktober 2009 pukul 24.00 WIB.
7. Setiap artikel mangrove yang dikirimkan adalah dalam bentuk PDF dan MS Word dengan attachment dan mengikuti format pemberian nama file sebagai berikut:

“Nama lengkap peserta (perorangan atau kelompok)_Kota asal peserta.”

Contoh:
Abdul Muis_Banjarnegara
Kelompok Melati_Bogor

8. Pengiriman artikel mangrove dikirimkan ke email KeSEMaT, yaitu kesemat@undip.ac.id dengan subject “Peserta Lomba KC 2009.” Setiap artikel mangrove yang dikirimkan, harus disertai dengan (1) Biodata Peserta dan Pembimbing KC 2009 dan (2) Bukti Pembayaran Peserta KC 2009.
9. Format Biodata Peserta dan Pembimbing KC 2009, bisa diunduh di bawah ini
a. Biodata Peserta dan Pembimbing KC 2009
b. Poster KC 2009
c. Leflate KC 2009
d. Brosur KC 2009
10. Biaya pendaftaran setiap peserta adalah sebesar Rp 50.000, dan dikirimkan ke Rekening Panitia KC 2009.
A.N. : Yulia Ulfah (Bendahara KC 2009)
Nomor Rekening : 0507031976
Bank : Bank Syari’ah Mandiri UNDIP Tembalang Semarang
11. Artikel mangrove yang dikirimkan adalah hasil karya tulis orisinil yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya di media manapun, belum pernah diikutsertakan dalam perlombaan sejenis, dan/atau tidak pernah digunakan untuk media komunikasi apapun.
12. Dengan mengikuti KC 2009, maka setiap peserta menyetujui bahwa setiap artikel mangrove yang dikirimkannya ke Panitia KC 2009, adalah menjadi hak milik KeSEMaT dan akan dipergunakan sebagai media kampanye mangrove KeSEMaT ke komunitas dunia.
13. Lomba KC 2009 ini, tertutup untuk Keluarga Besar KeSEMaT.

PETUNJUK PENULISAN

1. Artikel mangrove ditulis dengan format sebagai berikut:
a. Pendahuluan
b. Latar Belakang
c. Pendekatan Masalah
d. Tinjauan Pustaka
e. Isi
f. Pembahasan
g. Penutup (Kesimpulan dan Rekomendasi)
h. Daftar Pustaka
i. Biodata Peserta dan Pembimbing
2. Artikel mangrove ditulis dengan Bahasa Indonesia baku yang baik dan benar, sistematis dan terstruktur.
3. Artikel mangrove ditulis dengan huruf Times New Roman 12 di kertas A4 spasi 1,5.

HADIAH
Pemenang KC 2009 akan mendapatkan hadiah berupa uang, tropy dan sertifikat dari KeSEMaT.

Juara Pertama Rp. 1.000.000,-
Juara Kedua Rp. 750.000,-
Juara Ketiga Rp. 500.000,-

PENGUMUMAN
Pemenang KC 2009 akan diumumkan dan dipublikasikan pada tanggal 4 November 2009 di Jaringan KeSEMaTONLINE http://www.kesemat.undip.ac.id. Penyerahan hadiah akan dilangsungkan di Kampus Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro Semarang, pada tanggal 6 November 2009 pada saat peringatan puncak KeSEMaTBIRTHDAY (KB) 2009: Peringatan Hari Ulang Tahun KeSEMaT Kedelapan. Para Pemenang akan diundang untuk menghadiri KB 2009, ini.

KONTAK
Segala korespondensi berkenaan dengan KC 2009, bisa dilayangkan kepada Sdr. Radich Arief Nugroho
Staf Menteri Perpustakaan KeSEMaT (MENPUSMAT)
P. (024) 70527552 M. 085641691114 F. (024) 7474698
E. kesemat@undip.ac.id W. http://www.kesemat.undip.ac.id

KeSEMaT adalah Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKK) di bawah Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s