KeSEMaTER, Tak Sendiri dan Tak Pernah Henti Layani Mangrove

Semarang – KeSEMaTWORDPRESS. Februari 2010 ini, sepertinya akan menjadi bulan yang sangat sibuk bagi kami. Berbagai tawaran kerjasama dari beberapa mitra kerja kami yang tersebar di seluruh Indonesia, sudah kami terima dan sedang dalam proses verifikasi. Di sela-sela kesibukan kami sehari-hari dalam melakukan aktivitas kuliah di kampus, kami dituntut untuk bisa membagi waktu dengan baik untuk bekerja demi penyelamatan mangrove di pesisir Indonesia, di Kantor kami (lihat foto di samping). Di tengah keterbatasan kami sebagai mahasiswa Jurusan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro, kami terus berupaya bekerja secara maksimal dan profesional agar mangrove di pesisir kita tetap hidup dan selalu lestari.

Untuk bulan ini, tiga buah program kami, mulai dari program intern, ekstern dan kondisional, semuanya sedang berjalan. KeSEMaTHUNT KeSEMaTOUR (KHKT), KeSEMaT Goes To Community (KGTC) dan Mangrove Restoration (MANGRES) adalah tiga buah program-mangrove-utama di bulan ini, yang masing-masing memiliki tujuan yang sama, yaitu pelestarian mangrove di Indonesia, dengan konsep yang berbeda.

KHKT lebih difungsikan sebagai program pembekalan dan pendidikan mangrove kepada anggota baru kami yang notabene baru saja memasuki area kerja di KeSEMaT. Program yang berjalan hingga tiga bulan ini, bertujuan untuk mempersiapkan kader-kader konservasi mangrove-baru-KeSEMaT, yang pada nantinya akan diterjunkan secara langsung ke masyarakat, untuk membantu para KeSEMaTER yang telah ada. Tahapan pembekalan, diklat mangrove, kunjungan dan sarasehan mangrove ke kelompok tani mangrove di Demak adalah serangkaian kegiatan yang diadakan di KHKT 2010, ini.

Lalu, KGTC merupakan program pendampingan mangrove KeSEMaT kepada para mitra kerjanya dalam menerapkan konsep rehabilitasi mangrove ke daerahnya masing-masing. Untuk Februari ini, kami sedang bersiap-siap ke Kumai, Batam, Papua, Pekalongan dan beberapa lokasi di sekitar Semarang seperti Demak, Kendal dan Batang untuk membantu para mitra kerja kami yang terdiri dari organisasi pelajar, mahasiswa, LSM dan instansi dari dalam dan luar negeri.

MANGRES adalah program konservasi lanjutan dari MANGRES-MANGRES sebelumnya, yang selalu rutin kami lakukan setiap tahun untuk melakukan penyulaman terhadap bibit-bibit mangrove yang telah kami tanam sebelumnya di Kelurahan Trimulyo, Semarang. Program yang di tahun 2010 ini juga menyelipkan konsep penyuluhan mangrove ke masyarakat Trimulyo ini, akan melibatkan puluhan peserta yang terdiri dari KeSEMaTER, masyarakat umum dan komunitas sukarelawan KeSEMaT yang terhimpun di dalam KeSEMaT Mangrove Volunteer (KeMANGTEER).

Tak hanya bekerja sendiri! Itulah kami. Para Alumni KeSEMaT yang tergabung dalam Ikatan Alumni KeSEMaT (IKAMaT) dan komunitas sukarelawan mangrove kami yang tergabung dalam KeMANGTEER, tak henti-hentinya selalu setia mendampingi kami dalam setiap program-program mangrove yang kami jalankan. Semoga saja, dengan sinergitas kami ini, para mangrove di pesisir tak akan merasa sendiri lagi dalam menjalani kehidupan-kerasnya di tepi laut, sana. Semangat MANGROVER!