Kajian Pengelolaan Potensi Ekowisata Sebagai Alternatif Konservasi Ekosistem Mangrove di Kabupaten Jepara

Indah Kurniani. Kajian Pengelolaan Potensi Ekowisata Sebagai Alternatif Konservasi Ekosistem Mangrove di Kabupaten Jepara.

Secara ekologis ekosistem mangrove berfungsi sebagai plasma nutfah, tempat pemijahan, pengasuhan dan mencari makan bagi berbagai biota perairan. Mangrove juga berfungsi sebagai sumber daya ekonomi yang dapat dimanfaatkan sebagai penghasil kayu bakar dan bahan bangunan (Budiman dan Kartawinata,1986) serta sebagai tempat pariwisata (Bengen, 1999). Kegiatan yang berwawasan lingkungan belum banyak diterapkan di kawasan mangrove (Alikodra, 1998) seperti halnya di Kabupaten Jepara. Pemanfaatan potensi kawasan mangrove sebagai ekowisata menjadi sebuah alternatif dalam usaha konservasi ekosistem mangrove karena berfokus pada keutuhan wilayah alam dan pemeliharaan kondisi alam itu sendiri.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji potensi pengembangan ekowisata sebagai salah satu alternatif konservasi ekosistem mangrove diKabupaten Jepara.

Penelitian dilaksanakan pada bulan April – Agustus 2007 pada kawasan mangrove di Ujung Piring Kecamatan Mlonggo, Desa Teluk Awur KecamatanTahunan dan Desa Tanggultlare Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, Propinsi Jawa Tengah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah bersifat deskriptif eksploratif berdasarkan survei data primer dan sekunder, sedangkan analisa yang digunakan untuk mengolah data adalah analisa SWOT dengan menggunakan pembobotan atau skoring (Rangkuti, 2005).

Hasil penelitian di area ekosistem mangrove Ujung Piring dan Tanggultlare menunjukkan bahwa strategi pengelolaan dan pemanfaatan sebagai daerah ekowisata berdasarkan analisa SWOT yang berada pada prioritas pertama adalah pemanfaatan daya tarik lingkungan sekitar sebagai salah satu aset wisata (jumlah skor Ujung Piring dan Tanggultlare 0.575), sedangkan pada kawasan mangrove Teluk Awur, strategi prioritas pertama adalah pengenalan ekowisata mangrove secara khusus pada wisatawan yang berkunjung di daerah sekitar (jumlah skor 0.600). Potensi ekowisata diharapkan dapat dikembangkan padakawasan mangrove di Kabupaten Jepara dengan menerapkan strategi – strategi pengelolaan yang dibuat berdasarkan optimalisasi potensi dan minimalisasi kendala yang ada untuk mewujudkan tujuan konservasi ekosistem mangrove.

Kata kunci: ekosistem mangrove, konservasi, potensi ekowisata

Iklan

2 thoughts on “Kajian Pengelolaan Potensi Ekowisata Sebagai Alternatif Konservasi Ekosistem Mangrove di Kabupaten Jepara

  1. mau dong info tentang mangrove di desa mangkang kulon untuk lokasi replikasi rehabilitasinya
    thanks

  2. irma alqodriyah imdam :

    mau dong info tentang mangrove di desa mangkang kulon untuk lokasi replikasi rehabilitasinya
    thanks

    Untuk jurnal mangrove Mangkang, kebetulan belum masuk ke Perpustakaan kami, Mbak. Bila sudah ada, pasti akan kami publikasikan di KeSEMaTJURNAL. Terima kasih telah mendukung kami, ya. Semangat MANGROVER!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s