Struktur Komunitas Fitoplankton di Perairan Segara Anakan Cilacap Periode September – Desember 2004

Aris Kurniawan. Struktur Komunitas Fitoplankton di Perairan Segara Anakan Cilacap Periode September – Desember 2004.

Plankton adalah suatu organisme berukuran relative kecil yang hidup terombang-ambing di perairan. Fitoplankton merupakan plankton tumbuhan yang mampu menyintesis makanan sendiri dengan bantuan sinar matahari melalui proses fotosintesis. Keberadaan fitoplankton ikut mempengaruhi kehidupan di perairan karena memegang peranan penting sebagai makanan bagi berbagai organism laut, namun juga bisa berbahaya pada kondisi tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui struktur komunitas fitoplankton di perairan Segara Anakan Cilacap serta faktor lingkungan yang berpengaruh sehingga dapat bermanfaat dalam program monitoring terhadap kondisi lingkungan perairan Segara Anakan.

Penelitian ini dilaksanakan di laguna Segara Anakan Cilacap pada bulan September – Desember 2004. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah fitoplankton yang didapatkan dari perairan Segara Anakan Cilacap berdasarkan stasiun-stasiun yang telah ditentukan sebelumnya dengan pertimbangan tertentu. Pengukuran parameter fisika kimia yang meliputi DO, keseragaman, kedalaman, pH, salinitas dan suhu diukur pada saat pengambilan sampel.

Pengamatan yang dilakukan pada 3 area dan terbagi dalam 11 titik didapatkan lima kelas yang terdiri dari 59 genus. Kelas Bacillariophyceae ditemukan 38 genus, Cyanophyceae 8 genus, Dinophyceae 7 genus, Chlorophyceae 5 genus, dan Euglenophyceae 1 genus. Jumlah genus tertinggi ditemukan di daerah Klaces pada bulan Oktober yaitu 42 genus, sedangkan jumlah genus terendah ditemukan di daerah Klaces pada bulan Desember yaitu 16 genus. Nitzchia dan Coscinodiscus merupakan genus fitoplankton yang ditemukan di setiap waktu dan semua lokasi penelitian. Kelimpahan rata-rata tertinggi adalah di Donan 2506,87 sel/liter, kemudian Klaces 577,50 sel/liter, dan Plawangan 158,35 sel/liter. Kelimpahan tertinggi ditemukan di daerah Donan pada bulan September yaitu 8.396,58 sel/liter dengan jumlah Asterionella sangat melimpah (25.244 sel/liter) di titik 8. Kelimpahan terendah ditemukan di daerah Donan pada bulan November, yaitu 26,08 sel/liter.

Indeks Keanekaragaman (H’) tertinggi adalah di Plawangan, yaitu 1,82; kemudian di Klaces, yaitu 1,65; dan di Donan, yaitu 1,38. Indeks Keanekaragaman fitoplankton di Segara Anakan termasuk kategori rendah dan sedang. Indeks Keseragaman (e) tertinggi ditemukan di Plawangan pada bulan November dan di Klaces pada November, yaitu 0,52; sedangkan yang terendah ditemukan di Donan pada bulan September dan Desember, yaitu 0,29. Indeks Keseragaman di Segara Anakan termasuk kategori rendah dan sedang. Indeks Dominansi (C) tertinggi ditemukan di Donan pada bulan September, yaitu 0,59; sedangkan yang terendah ditemukan di Klaces pada bulan November, yaitu 0,15. Indeks Dominansi di Segara Anakan termasuk kategori rendah dan sedang. Indeks Kesamaan Komunitas (S) fitoplankton di Segara Anakan Cilacap selama penelitian termasuk dalam kriteria besar dan sedang.

Kata kunci: fitoplankton, struktur komunitas, Segara Anakan Cilacap.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s