Studi Pemangsaan Rhizophora mucronata Lamk. dan Avicennia alba Blume di Hutan Mangrove Segara Anakan Cilacap

Arta Adhi Surya. Studi Pemangsaan Rhizophora mucronata Lamk. dan Avicennia alba Blume di Hutan Mangrove Segara Anakan Cilacap.

Propagul mangrove mengalami pemangsaan baik ketika masih tumbuh di pohon induk maupun ketika telah terlepas ke lantai hutan. Interaksi antara hewan dan tumbuhan di hutan mangrove merupakan salah satu sebab terjadinya pemangsaan terhadap propagul mangrove, dimana serangga merupakan pemangsa utama propagul mangrove ketika masih berada di pohon induk, sedangkan kepiting Grapsidae kebanyakan memangsa propagul yang telah jatuh ke lantai hutan. Terjadinya pemangsaan terhadap propagul mangrove tersebut dianggap memberi efek secara tidak langsung pada komposisi hutan mangrove.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat pemangsaan (pra dan paska penyebaran) propagul Rhizophora mucronata Lamk. dan Avicennia alba Blume pada daerah dengan dominasi pohon mangrove yang berbeda di hutan mangrove Segara Anakan Cilacap. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei – Agustus 2002.

Penelitian ini dilaksanakan pada dua lokasi di kawasan Segara Anakan yaitu Motehan yang didominasi oleh R. mucronata yang selanjutnya disebut sebagai Stasiun Penelitian I (SP I) dan daerah Klaces yang didominasi oleh  A. alba yang selanjutnya disebut sebagai Stasiun Penelitian II (SP II). Penelitian ini dibagi menjadi tiga tahapan yaitu penelitian tahap I yang dilaksanakan untuk mengetahui struktur dan komposisi vegetasi mangrove di SP I dan SP II, penelitian tahap II untuk mengetahui tingkat pemangsaan propagul mangrove pra penyebaran dan penelitian tahap III yang merupakan penelitian eksperimental terhadap tingkat pemangsaan propagul paska penyebaran dengan perlakuan dua spesies di SP I dan SP II.

Dari perhitungan nilai Kerapatan Relatif (KR) dan Dominansi Relatif (DR) diketahui bahwa R. mucronata memiliki Nilai Penting (NP) tertinggi di SP I yaitu sebesar 155,71%. Sedangkan di SP II NP tertinggi adalah A. alba yaitu sebesar 186,52%. Tingkat pemangsaan propagul R. mucronata pra penyebaran rata – rata 2,56% (kisaran 2,18% – 9,52%), sedangkan pada A. alba rata – rata tingkat pemangsaan propagul pra penyebaran sebesar 19,42% (kisaran 0,76% – 31,74%). Tingkat pemangsaan total propagul R. mucronata paska penyebaran selama 36 hari pengamatan di SP I rata-rata 32% (kisaran 20% – 40%), lebih rendah bila dibandingkan di SP II yaitu rata-rata 50% (kisaran 10% – 70%). Rata-rata tingkat pemangsaan total propagul A. alba paska penyebaran selama 36 hari pengamatan di SP I 98% (kisaran 95% – 100%), sedikit lebih tinggi bila dibandingkan rata-rata tingkat pemangsaan total di SP II yaitu 93% (kisaran 85% – 100%).

Kata kunci : propagul, pemangsaan, mangrove, R. mucronata, A. alba.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s