Pengaruh Ekstrak Daun Mangrove Rhizophora apiculata Sebagai Antibakteri Terhadap Bakteri Penyakit Udang Vibrio parahaemolyticus

1 Maret 2011 1 komentar

Widhiati Setyaningrum. Pengaruh Ekstrak Daun Mangrove Rhizophora apiculata Sebagai Antibakteri Terhadap Bakteri Penyakit Udang Vibrio parahaemolyticus.

Mangrove merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat penting keberadaannya. Salah satu species yang mempunyai nilai ekonomis tinggi adalah species Rhizophora apiculata. Tumbuhan ini banyak dipergunakan sebagai bahan bangunan, pengawet kain, pencelupan jaring, dan keperluan rumah tangga. Pada penelitian ini daun Rhizophora apiculata diekstraksi dengan menggunakan metanol. Pengujian daya antibakteri dilakukan dengn metode lempeng agar, dengan menggunakan bakteri Vibrio parahaemolyticus.
Read more…

Studi Biomassa Mikroalga (Epipelik) Pada Ekosistem Lamun dan Mangrove di Teluk Awur Jepara

Sonny Rizaldi. Studi Biomassa Mikroalga (Epipelik) Pada Ekosistem Lamun dan Mangrove di Teluk Awur Jepara.

Daerah lamun dan mangrove merupakan daerah dengan tingkat produktivitas yang tinggi (Nybakken, 1992). Namun demikian, lamun dan mangrove mempunyai perbedaan lingkungan tempat hidupnya, seperti lingkungan fisik, biologis, ekologis dan sebagainya. Sebagai contohnya, substrat daerah lamun umumnya lebih berpasir daripada daerah habitat mangrove. Dengan berbagai perbedaan ekologis antara lamun dan mangrove tersebut, perbedaan biomassa mikroalga epipelik sebagi kandungan klorofil-a pada lapisan sedimen teratas di daerah lamun dan mangrove menarik untuk dipelajari.
Read more…

Studi Pengaruh Pemberian Pupuk Kompos Terhadap Pertumbuhan Propagul Rhizophora apiculata pada Persemaian

Roy Sudarso. Studi Pengaruh Pemberian Pupuk Kompos Terhadap Pertumbuhan Propagul Rhizophora apiculata pada Persemaian.

Komunitas mangrove mempunyai fungsi ekologis dan nilai ekonomis yang cukup tinggi, namun di banyak tempat di dunia hutan mangrove mengalami perusakan yang cukup memprihatinkan, di Indonesia sendiri perusakan hutan mangrove sudah tergolong cukup parah, kerusakannya sudah mencapai 68%. Perlu kita sadari bersama bahwa hutan mangrove memberikan kontribusi yang cukup besar bagi kehidupan manusia, oleh karena itu sudah sepantasnya kita menjaga kelestariannya dan mengelolanya dengan baik dalam rangka pemanfaatan yang berkesinambungan (sustainable). Perlu digalakkan berbagai upaya konservasi untuk menahan jumlah kerusakan yang terus meningkat dan rehabilitasi untuk mengembalikan kondisi alamiah ekosistem mangrove. Pemberian pupuk dapat meningkatkan kondisi biologis tanah, sehingga tanaman akan tumbuh dengan optimal. Pupuk akan menyediakan unsur hara dengan kandungan (N), (P), (K), dan (Ca) yang diperlukan oleh tanaman. Sehingga diharapkan dengan pemberian pupuk pada saat persemaian mampu membuat benih mangrove tumbuh lebih optimal dan pada akhirnya waktu persemaian dapat dicapai lebih cepat/singkat.
Read more…

Kelimpahan Polychaeta pada Vegetasi Mangrove Desa Jambu, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara

1 Maret 2011 2 komentar

Deky Rahma Sukarno. Kelimpahan Polychaeta pada Vegetasi Mangrove Desa Jambu, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara.

Kawasan hutan mangrove mempunyai kesuburan perairan yang tinggi, karena pada ekosistem ini banyak dihasilkan bahan organik dan nutrien-nutrien penting dari hasil penguraian serasah yang dihasilkan oleh tumbuhan mangrove. Tingginya produktifitas hutan mangrove menjadikan daerah ini sebagai habitat yang baik bagi berbagai jenis biota, termasuk juga makrobentos seperti gastropoda, crustacea dan polychaeta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelimpahan polychaeta pada dominansi tegakan mangrove Rhizophora dan Sonneratia daerah vegetasi mangrove Desa Jambu, Kecamatan Mlonggo, Jepara. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 5 April – 4 Mei 2003.
Read more…

Studi Kelimpahan Kepiting di Vegetasi Mangrove Pantai Teluk Awur Jepara

1 Maret 2011 4 komentar

Aris Priyono. Studi Kelimpahan Kepiting di Vegetasi Mangrove Pantai Teluk Awur Jepara.

Informasi keberadaan kepiting yang berasosiasi dengan mangrove di vegetasi mangrove Pantai Teluk Awur Jepara belum banyak diketahui sebagai akibat dari penelitian yang belum pernah dilakukan.
Read more…

Studi Tingkat Herbivori Daun Rhizophora apiculata dan Sonneratia alba Hutan Mangrove Desa Jambu Ujung Piring Jepara

1 Februari 2011 Tinggalkan komentar

Sulis Setyowati. Studi Tingkat Herbivori Daun Rhizophora apiculata dan Sonneratia alba Hutan Mangrove Desa Jambu Ujung Piring Jepara.

Daun mangrove merupakan sumber bahan organik bagi lingkungan mangrove dan perairan sekitarnya. Seperti tumbuhan umumnya daun mangrove juga mengalami herbivori (pemangsaan), yang akan berakibat berkurangnya luas daun dan bisa menurunkan produksi bahan organik yang dilepaskan ke perairan sekitarnya. Banyak hal yang diduga mempengaruhi tingkat herbivori, antara lain spesies dan umur daun.

Read more…

Studi Kelimpahan Gastropoda pada Vegetasi Mangrove Teluk Awur, Jepara

1 Februari 2011 Tinggalkan komentar

Ragil Yuniarto. Studi Kelimpahan Gastropoda pada Vegetasi Mangrove Teluk Awur, Jepara.

Penelitian mengenai karakteristik biologis vegetasi mangrove desa Teluk Awur Jepara khususnya komunitas Gastropoda masih jarang dilakukan. Mengingat kondisi vegetasi mangrove pada lokasi penelitian yang rawan akan degradasi maka sangatlah menarik bila dilakukan penelitian tentang Gastropoda yang berasosiasi didalamnya. Ini diperlukan sebagai informasi awal dalam rencana pengelolaan kawasan secara terpadu Desa Teluk Awur, Jepara.

Read more…

Produktivitas Serasah Mangrove di Kawasan Hutan Mangrove Tanggul Tlare, Jepara

1 Februari 2011 Tinggalkan komentar

Mahanani Nugroho. Produktivitas Serasah Mangrove di Kawasan Hutan Mangrove Tanggul Tlare, Jepara.

Hutan mangrove merupakan tipe hutan tropis yang tumbuh di sepanjang pantai atau muara sungai, memiliki beberapa peranan penting antara lain sebagai tempat asuhan (nursery ground) dan tempat pemijahan (spawning ground), membantu pembentukan daratan, menyaring tanah hasil erosi dan produsen detritus utama di perairan laut. Hutan mangrove juga mampu menghasilkan bahan organik, salah satu penghasil bahan organik di kawasan mangrove adalah guguran serasah. Beberapa biota yang hidup di wilayah mangrove seperti kepiting, mengkonsumsi guguran serasah secara langsung dan menguraikannya menjadi substrat yang kaya akan bahan organik oleh jamur dan bakteri. Untuk mengetahui seberapa besar hutan mangrove memberikan kontribusi bahan organik terhadap terhadap lingkungan estuarin diperlukan perhitungan total produksi guguran serasah yang dihasilkan oleh tumbuhan mangrove.

Read more…

Studi Penjalaran Gelombang Tsunami dengan Simulasi Numerik untuk Perencanaan Perlindungan Pantai Teluk Lampung, Lampung Selatan

1 Februari 2011 Tinggalkan komentar

Betty Purwandari. Studi Penjalaran Gelombang Tsunami dengan Simulasi Numerik untuk Perencanaan Perlindungan Pantai Teluk Lampung, Lampung Selatan.

Teluk Lampung merupakan kawasan pantai yang terletak di Kabupaten Lampung Selatan Propinsi Bandar Lampung. Pada tahun 1883 Propinsi Lampung dilanda tsunami yang disebabkan karena meletusnya Gunung Krakatau. Tsunami seperti halnya letusan gunung berapi adalah suatu fenomena alam yang kehadirannya tidak bisa diprediksi sejak dini dan tidak bisa dicegah. Yang mungkin dilakukan adalah menanggulangi dan mengurangi dampak negatifnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji karakteristik penjalaran gelombang tsunami serta efek shoaling di daerah pantai Teluk Lampung dengan menggunakan model matematis. Selain itu juga mengkaji penggunaan lahan wilayah pantai Teluk Lampung dalam upaya untuk meminimalisasi dampak negatif dan gelombang tsunami.

Read more…

Studi Pengaruh Salinitas dan Jenis Sedimen terhadap Pertumbuhan Propagul Rhizophora mucronata

1 Februari 2011 Tinggalkan komentar

Agung Faiz Darmawan. Studi Pengaruh Salinitas dan Jenis Sedimen terhadap Pertumbuhan Propagul Rhizophora mucronata.

Tipe butiran sedimen dan salinitas merupakan beberapa faktor yang dibutuhkan oleh tumbuhan mangrove untuk dapat tumbuh dengan baik. Diduga masing-masing jenis mangrove umumnya memiliki toleransi yang berbeda-beda terhadap tinggi rendahnya salinitas.

Read more…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.